My interview with
Gre, Gaps & Punto of EXHUMATION (death-metal, Yogyakarta, Central Java, Indonesia)
By Dr Kieran James
(BUSUK WEBZINE & University of Southern Queensland)
Online
interview, 9 September 2012
 |
| EXHUMATION (YOGYA BRUTAL DEATH) |
KJ1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah
awal terbentuknya band kalian hingga sekarang?
Gaps: Kami memulai
perjalanan kami di tengah tahun 2008, yah mungkin waktu yang cukup singkat
untuk dikatakan sebuah band. Dengan line-up awal Gaps (Gitar+Vokal), Gre
(Bass), Kusnan (Gitar),dan posisi drummer untuk live-session saja. Demo pertama
kami keluar tahun 2009, tapi kami merasa masih banyak mengalami kekurangan
dalam hal materi maupun referensi. Akhirnya kami putuskan untuk mencari temen
baru di exhumation, Punto (vokal) masuk tahun 2010. Atmosphere baru, formasi
baru, menambah sisi Epic buat kami. Finally, dengan masuk nya Agung (Additional
Drum) kami lebih matang dalam penggarapan materi (hail Agung).
KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini
album/album/demo band Kamu?
Punto: "Hymn
To Your God" mendapatkan respon yang positif dari teman-teman dekat kami
maupun orang-orang yang belum kami kenal, mereka memberikan apresiasi dengan
membeli CD kami.Hal yang menyenangkan bagi kami, ketika hasil kerja keras kami
dihargai oleh orang-orang.Bahkan ada juga orang-orang diluar jogja yang
memberikan respon positif untuk debut album kami.
Gaps: Semua nya ngasih feedback dan comment yang
positif sir, temen-temen dari jogja/luar merelakan gocek/receh mereka untuk
membeli debut album kami, dateng ke pesta kecil-kecil an launching kami, that
was awesome! Thanks people.
Gre: Karena ini adalah debut pertama kami,
respon terhadap "Hymn To Your God"
sudah merupakan hal baik untuk memberi kami motivasi kedepannya. banyak
support, banyak pelajaran, semoga dapat membekali kami untuk materi/album
berikutnya.
KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi
Kalian dalam bermain musik?
Gaps: kami berlima datang dari dunia, iklim dan
suasana yang berbeda sir, so mungkin keyakinan temen-temen seperjuangan di
Exhumation punya pakem sendiri/dan jelas kami mempunyai selera yang
berbeda-beda dalam memilih influence dan referensi, tapi Exhumation tidak
mempunyai batasan untuk memilih 'musik' mana yang harus kami telan, boleh
berbeda tapi tetap 'ingat' saja. Karena saya yakin temen-temen sudah mempunyai
komitmen "tidak lari dari konteks, dan esensi musik Exhumation" Tapi kemarin saya
baru mendengarkan hal yang seru; Ancestors -
Invisible White, Nachtmystium - Assassins Black Meddle Pt.
Gre: Tidak ada batasan ataupun patokan band yang
mempengaruhi kami dalam bermain musik. walaupun memang ada beberapa dari mereka
yang mendengarkan menyebut kami NILE, VADER, -nya jogja. sebutan yang menurut
saya terlalu berat. exhumation memang memainkan death metal, namun sub genre
yang kami pilih adalah atmosphere for the verses and riff.
Punto: Banyak sekali band-band yang mempengaruhi
kami dalam bermain musik, tak hanya dari death metal saja, bahkan black, heavy,
Thrash, doom, ataupun neofolk bisa mempengaruhi kami dalam bermain musik.Tetapi
kami punya porsi dan tolak ukur tersendiri dalam menentukan arah musik
Exhumation.
KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band?
Gre: Album baru. tidak ada hal lain yang menurut
kami pantas untuk masuk dalam fokus rencana kami selain album. namun masih
sebatas bayangan saja. yang pasti materi baru sudah mulai kami garap.
Punto: Terus mencoba menambah materi baru, dan
semoga terwujud album baru.
Gaps: Simple sir, hanya membuat album baru. Kami
tidak mempunyai rencana khusus yang lain. Karena kami mungkin terlalu malas
untuk berurusan dengan skema rencana dunia band terlalu 'wah' buat kami. Kami
cuman tidak mau hasil dari 'rencana' tadi nihil dan jauh dari ekspetasi kita,
so kita hanya melakukan seadanya saja. Dig it more and more new material, tanpa
harus ber-planning berlebihan.
KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat
menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia.
Punto: Sejauh ini menggunakan Bahasa Inggris.
Gaps: Sejauh ini Bahasa Inggris, semoga besok
bisa bahasa lain, haha.
Gre: hanya bahasa inggris saja
KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik
yang kalian buat?
Gaps: The depth of darkness
KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik
death-metal?
Punto: Kami punya pilihan dan arah tersendiri
untuk Exhumation, mungkin untuk Exhum sendiri bisa saya bilang,"death make
us whole".
Gaps: Do you like breathing? jelas sir,
kami selalu mencoba untuk tidak hanya memainkan musik ini saja tapi lebih untuk
memahami nya. Karena mungkin kita berpikir, kita berlima hanya metalhead yang
bermain musik, bukan musisi yang punya skill lebih dan mungkin berlebihan untuk
memainkan musik ini. So,
mengutip kalimat sahabat saya. . Only DEATH is real.
Gre: Sebenarnya kami mempunyai kesukaan
masing-masing. tapi dari sekian banyak musik yang kami sukai dan kami dengar,
death metal selalu tidak luput dari yang kami sukai. bahkan death metal seperti
porsi yang berbada dari yang lainnya. karna hal tersebut, jadi kami memutuskan
memainkan death metal untuk exhumation.
KJ8: Kapan pertama
kali kamu menjadi fans band metal?
Gre: SMA
Punto: SMA
Gaps: SMA
KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang
yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
Gaps: Barat? sebelum nya kami berterima kasih
atas pendapat temen-temen tentang Exhumation kalau mereka menyebut musik kami
bergaya barat. Tapi jujur, Kami mixed semua genre dan kami tidak membatasi
distrik, entah itu dari barat, timur, selatan, atau utara. Kami mixed semua
asal tidak lari dari konteks dan kontent saja.
Punto: Berawal dari menjadi pendengar dan
kemudian menggemari musik extreme metal membawa saya sampai sekarang ini, saya
sendiri tak pernah membatasi distrik, semua ada porsi nya sendiri-sendiri,
antara kebudayaan asli dan kebudayaan dari luar, dan saya enjoy akan hal ini,
semua orang punya pilihan akan jalannya.Kita hidup diatas kaki kita sendiri,
nikmati pilihan, lakukan apa yang harus dilakukan. Saya tak begitu memperdulikan apa yang orang katakan,
saya lakukan berdasarkan basic, rule, dan hal yang saya ketahui.Saya memainkan
musik entah bergaya barat, timur, utara, ataupun selatan, semua sama saja bagi
saya, hal yang terpenting menurut saya ialah, tetap lah berpedoman pada basic
ataupun root dari musik yang kita mainkan.Itu sangatlah penting, mengingat
musik yang kita mainkan memang bukan budaya asli kita. Dan selama kita mengerti apa yang kita
lakukan/mainkan, dan kita enjoy akan hal itu, why not?
Gre: Nah ini saya bingung. bagi saya musik
sangat luas. dan istilah 'bergaya barat' saya rasa tidak bisa dipatenkan di
musik metal. hanya saja jika ada yang menanyakan hal seperti itu, saya pasti
akan menjawabnya simpel. death metal harus dipelajari lebih dari berbagai sisi,
dari pemahaman, dari memainkan, dll. seperti folder di PC saya 'wajib
dipelajari'
KJ10: Apakah para istri dan kekasih para
personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
Gaps: Sayang sekali saya single. Jadi, tidak ada
kekasih maupun istri yang mendukung saya, tapi mungkin kekasih orang lain
pernah membantu saya, haha.
Punto: Ya mereka mendukung.
Gre: sangat-sangatt mendukung
KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk
tentang komunitas di kota kalian?
Gaps: Sejauh ini baik-baik saja. Thanks people!
KJ12: Rencana apa yang kalian buat bersama band
untuk kedepannya?
Gre: Waton ngglinding saja. walaupun sambil
gojek, yang penting berkarya.
Gaps: Tanpa menambah kekusyukan dalam menjawab
pertanyaan ini, kita hanya berencana esok hari bisa menambah referensi baru dan
bikin lagu baru.
.jpg)
Punto: Menambah materi dan menambah materi,
hanya itu saya rasa. Nothing to prove, kami hanya ingin mendokumentasikan hasil
karya kami.Kami tak ingin hanya bersenang-senang saja tanpa hasil, yaa walaupun
Exhum sendiri adalah tipe band yang tidak terlalu serius, dalam artian kendala
kesibukan masing-masing personilnya membuat kami tidak bisa benar-benar fokus
ataupun mengabdikan diri kami untuk band ini.Ditambah lagi Exhum sendiri tak
mungkin akan selamanya ada, maksud saya adalah, pasti ada suatu titik, atau
saat, dimana band ini (Exhum) sudah sampai pada saatnya (Bubar).Pada saat hal
itu terjadi, at least kami punya karya untuk dikenang.Karna saya rasa sejarah
tak akan sudi mencatat berapa kali suatu band tampil diatas panggung atau sehebat
apa band tersebut.Hasil karya sebuah band adalah bukti fisik/nyata tentang
keberadaan sebuah band tersebut, dan itu bisa dikenang sepanjang masa.
KJ13: Di acara apa
kalian merasakan, itu stage yang berkesan?
Punto: Saat launching "Hymn To Your
God", semua tumpah ruah menjadi satu,hasil kerja keras kami dan
teman-teman semua terbayar sudah, satu stage bersama teman-teman kami,
bersenang-senang bersama,sangat berkesan sekali bagi kami.
Gaps: Album launching kemarin. WOW! All mixed
genre, dan rasa nya seperti panen raya sir. Jeri payah kami dan jeri payah dari
temen-temen deket kami terbayar lunas tuntas dengan ada nya album Hymn To YOur
God dan Album launching kemarin. Thanks jon, ple, dab.
Gre: Saya yakin, dari saya sendiri dan
teman-teman yang lain pasti akan menjawabnya di stage launching album kami
bulan mei kemarin. pengalaman yang sangat mengesankan bagi saya. dibantu oleh
kerabat-kerabat dekat kami, dan bahkan dari mereka juga mau ikut mengisi acara
launching.
KJ14: Ada pesan
untuk kawan kawan?
KJ15: OK, terima kasih banyak
Gaps: All hails to Busuk Webzine, Thanks KJ.
Punto: My pleasure. Thanks KJ.
Gre: Sukses terus buat Busuk Webzine!
 |
| JOGJAKARTA CORPSE GRINDER community, AVILA STUDIO, 12/10/2011 |