Showing posts with label ARTICLES. Show all posts
Showing posts with label ARTICLES. Show all posts

Tuesday, March 11, 2014

ARTICLE: Andrew Sick's Top 30 Brutal Death-Metal Albums for 2013 - congratulation to Asphyxiate band from Bekasi, West Java, Indonesia!

#1 Bacteremia (Colombia) - Cerebral Wrong Settings
30. Cannibalistic Infancy - Dominant Inhumanity 
29. Putrified J - Devouring Rotten Viscera 
28. Extremely Rotten - Grotesque Acts of Humanity 
27. Cuff - Forced Human Sacrifice to the New Gods of Earth 
26. Necromorphic Irruption - Slaughter on the Earth 
25. Fetal Disgorge - Rape, Degrade, Mutilate 
24. Necrambulant - Infernal Infectious Necro-Ambulatory Pandemic 
23. Mortal Decay - The Blueprint for Blood Spatter
22. Defeated Sanity - Passage into Deformity 
21. Wormed - Exodromos
20. Abhorration - Abhorration 
19. Cerebral Engorgement - Gastrointestinal Bleeding 
18. Laceration - Severing the Divine Iniquity 
17. Human Mastication - Driven to Kill 
16. Range of Mutilated - Beheaded or Melted 
15. Disgraseed - Flesh Market 
14. Coprocephalic - Gluttonous Chunks 
13. Infested Blood - Demonweb Pits
12. Exhumer - Degraded by Sepsis 
11. Imitation - Rectificate
10. Lack of Truth - Under the Torn Flesh
9. Infectology - Origin of Pathological Extermination 
8. Cremated Lives - Demolition Overdose 
7. Mangled Atrocity - Grotesque Rituals of Mutilation 
6. Perverse Dependence - The Patterns of Depravity 
5. Carnivore Diprosopus - Condemned by the Alliance 
4. Euphoric Defilement - Ascending to the Worms 
3. Asphyxiate (Indonesia) - Self Transform from Decayed Flesh 
2. Scatorgy (UK) - Scatorgy 
1. Bacteremia (Colombia) - Cerebral Wrong Settings
[published by Andrew Sick of Sick Reviews and used here with his kind written permission]

#3 Asphyxiate (Indonesia) - Self Transform from Decayed Flesh
#2 Scatorgy (UK) - Scatorgy


Saturday, October 19, 2013

ARTICLE : EVOLUSI SLAM DEATH METAL (PART II)

DEVOURMENT
Devourment is a highly recognized band by the means of being considered one of the biggest famed groups to use the death metal guitar playing technique known as slamming. They are often referenced in the extreme metal movement of slam. Yupz, ternyata anggapan tersebut begitu masih berlaku bagi all metalhead jika menelusuri perkembangan awal musik slam itu dari
mana saja. Nama Devourment ini tentu beda banget dengan Devourment asal Asal Växjö, Swedia meskipun sama2 mengusung Konsep Death Metal. Movement Slam Death Metal Awal yang mereka tawarkan era demo “ Impaled “ memang begitu mencengangkan mata dunia melalui Karakter Bengis hasil perpaduan antara Suffocation, Internal Bleeding hingga Sintury menjadi lebih Guttural mempengaruhi Perkembangan Generasi selanjutnya pasca album Fenomenal Mereka “ Molesting The Decapitated “ menjadi sebuah Ledakan pertama bersejarah.
Sejarah Awal Band (1995–1999)
Devourment dibentuk pada Tahun 1995 dari perpecahan band sebelumnya asal Dallas death metal,Necrocide yang dibentuk Oleh drummer Brad Fincher ( terhitung pernah memperkuat Barisan band Meshiha, & ex-The Famine ), dan Gitaris Braxton Henry (ex-Dead Industry,  Black Hills, Roller, ex-Bloodties, ex-Legions Will Fall, ex-The Fucking Worst, ex-Wilt ), yang ga lama kemudian bertemu dengan vokalis sadis Wayne Knupp ( ex-Me-at-us, ex-Ruthless Beatings ) sepakat untuk memainkan konsep Brutal Death Metal yang lebih sadis !! Wayne Knupp memutuskan untuk Hijrah kembali dari Kota asalnya di Chicago, dan Brad Fincher pindah domisili ke San Antonio karena alasan Studi-nya. Beberapa bulan kemudian 2 sahabat ini kembali lagi ke Kampung halaman mereka di Dallas, yang saat itu Gitaris Braxton Henry telah membentuk band lagi pasca kepergian Wayne dan Brad dengan nama Dead Industry. kemudian Knupp pun mulai mengontak beberapa teman untuk melengkapi formasi band, ada Brian "Brain" Wynn ( Pernah 1 rekan dengan Brad di band Meshiha  .ed ) bergabung sebagai Gitaris, dan Inilah formasi Asli Devourment sejak terbentuk pertama kali tahun 1995 itu. langsung saja Devourment merekam 2 lagu “ Shroud of Encryption “ dan “ Festering Vomitous Mass “ yang diproduseri oleh Braxton Henry sendiri sebagai bentuk penancapan Taring awal mereka dikancah Extreme metal ! Sayang akhirnya Braxton Henry memutuskan untuk duduk dibelakang layer Devourment karena
kesibukan Pekerjaan dan Keluarganya. Melewati beberapa bulan setelah itu, Masuklah Gitaris pengganti Braxton, Kevin Clark ( Dari band Sintury dan pernah memperkuat Band Aversion to Life .ed ) dan masuknya bassis Mike Majewski, yang sebelumnya banyak membuatkan artwork untuk band setelah terinspirasi lagu “ Shroud of Encryption “ . barulah kemudian lahir lagu baru sadis lainnya seperti “ Choking on Bile “ menjadi konten demo pertama bandini dengan title “ Impaled “ yang dirilis tahu 1997 oleh Majalah Brutal Death Metal terkenal waktu itu dari Texas Scene, Corpse Gristle Records, dan catat saja kalo Editor majalah ini, Hound-lah yang menciptakan Logo Fenomenal Devourment yang terkenal itu. Setelah demo ini sukses dirilis, masalah baru mulai muncul dengan keluarnya Vokalis Wayne Knupp karena beberapa Alasan Internal termasuk ketergantungannya dengan alkohol. Sehingga posisinya tergantikan oleh mantan Gitaris Detrimental, Ruben Rosas masuk sebagai Vokalis.
Molesting the Decapitated (1999–2002)
Tahun 1999, Devourment pun teken kontrak untuk pertama kalinya dengan
label brutal yang dikelola oleh anak2 Fleshgrind, United Guttural Records untuk Merilis materi full album pertama Devourment dengan Titel spektakuler “ Molesting the Decapitated “ sebagai sebuah album Slamming Brutal Death Metal terbaik sepanjang sejarah yang masih diproduseri oleh Braxton Henry yang juga duduk sebagai Enjiner, sementara Proses masteringnya oleh Charles England ll. Album yang dikerjakan di Studio Gene Coleman's Cave, Dallas, TX ini mendapat sambutan hangat luar biasa. “This Album ultra heavy breakdowns “.
Album ini sebenarnya sempat di Klaim Oleh Bassis Mike Majewski dirilis pada Tahun 1998 saat penampilan mereka di Colorado bersama dengan Macabre dan Cephalic Carnage yang setelah itu masalah mulai Menghampiri tubuh Devourment dengan Masuk penjara-nya Ruben Rosas yang terkena Vonis selama 2 Tahun karena tindakan Kejahatan percobaan pembunuhan yang dikhabarkan oleh beberapa media saat itu, namun informasi aslinya masih belum diperoleh kejadian sebenarnya bagimana, sehingga hal ini mengacaukan jadwal Tour band, yang akhirnya dikendalikan oleh Istri Ruben sendiri dan Brian Wynn.
Dan setelah kembalinya Ruben menjalani masa Tahanan, akhirnya Devourment kembali mengontak Wayne Knupp yang saat itu menggantikan posisi sementaranya kembali pada beberapa panggung, Gitaris Braxton Henry pun kembali memperkuat Devourment menggantikan posisi  Brian Wynn yang memutuskan untuk menjauh dari dunia musik untuk lebih focus pada kehidupan spiritual-nya. Dan Devourment dengan Formasi Tanpa Ruben sempat merekam 1 lagu baru fenomenal yang menjadi Anthem Slammin band “ Babykiller “ yang dihadirkan pada kompilasi album “ Southern Uprising “ yang akhirnya dimasukkan dalam album Kompilasi Devourment “ 1.3.8 “ termasuk juga 3 lagu dari Demo “ Impaled “ selain 8 lagu dari Album “ Molesting the Decapitated “ dan Kompilasi ini dirilis oleh Majalah Metal terkenal Texas,
Corpse Gristle Records saat sementara Ruben Rosas masih dalam penjara. Ga lama setelah itu album kompilasi yang dimastering oleh Dave Osbourn ( pernah menggarap juga materi Prophecy era “ Foretold Foreseen “, dan “ Disgorging The Dead “ Sintury .ed ) ini dirilis kembali oleh Unmatched Brutality pada tahun 2004, dan setelah Kembalinya Ruben, Devourment kembali menulis materi baru termasuk merilis DVD pertama secara Independen dan kemudian di Rilis ulang Oleh Displeased Records, dan hanya dirilis terbatas 500 kopi LP Hand Numbered oleh label Night of the Vinyl Dead dari Itali yang pernah merilis LP Vynil-nya “ Single Collection “ nya Meshuggah dan EP “Garbage Pack “ nya Municipal Waste. Lalu 2 lagu ( “ Babykiller “ dan “Autoerotic Asphyxiation “ ) dikontribusikan untuk Split album “ United States of Goregrind “ tahun 2005 bareng Negligent Collateral Collapse, Screaming Afterbirth dan Corporal Raid yang dilepas oleh Kolektf label, Coyote Records, Grindethic Records, Meat 5000 Records dan Sevared Records serta Barrett Amiss II Duduk sebagai Eksekutif Produser-nya. Sepanjang tahun 2002, Ruben pun merombak Formasi Devourment, dengan menggandeng gitaris Robert Moore ( ex-Aversion to Life, ex-Vitality, ex-Malthusia ) dan Kevin Clark ( ex-Sintury, ex-Aversion to Life ), Jeremy Peterson ( Mincery, ex-Malthusia, ex-Prophecy, ex-Sect of Execration ) pada drums dan Joseph Fontenot ( ex-Acid Bath, ex-Shrum, ex-Jacknife, ex-Prophecy  ) pada bass ( karena saat itu Mike Majewski sedang Sibuk dengan Konsentrasi Studi-nya. Ed ). Sayang keberadaan Kevin Clark ga bertahan lama dan akhirnya digantikan oleh Chris Hutto dari band  Ingurgitate & Deathblow. Lalu dengan formasi baru ini, Devourment coba kembali menjajah beberapa panggung sampai akhirnya formasi ini harus berantakan kembali. saat itulah Bassis Mike Majewski memutuskan kembali dalam tubuh Devourment. Devourment pun sempat juga merilis single “Kill That Fucking Bitch “ via TXDM Underground, adalah Reinkarnasi nama baru dari Corpse Gristle Records sendiri yang terhitung Daftar rilisan lainnya dari Insidious Decrepancy “ Decadent Orgy of Atrocious Suffering “,Prophecy ” It Shall Come to Pass “, Sect of Execration ” Baptized Through Blasphemy “ dan Viral Load ” Practitioners of Perversion “ .
Butcher the Weak (2005–2007)
Masalah tidak berhenti sampai disitu saja, Wayne Knupp, Ruben Rosas, dan Mike Majewski akhirnya kembali merombak formasi lagi dengan masuknya drummer Eric Park dari band Suture, selain terhitung pernah memperkuat barisan Rhome, Wrought of Obsidian, ex-Hyperion, ex-Scarline, ex-Exitium, dan ex-Martyred, untuk mulai mengerjakan album full ke-2 yang dimulai pada bulan Agustus 2005 dengan membawa Titel “ Butcher The Weak “ untuk jadwal rilis Pada November 2005 secara Independen. dan untuk album ini terjadi perubahan formasi Signifikan, Bassis Mike Majewski beralih posisi ke vocals, sementara Ruben Rosas memutasikan diri ke posisi gitars dan mengisi bass pada Proses rekamannya, sampai tahun Devourment menemukan Bassis Chris Andrews ( ex-Intestinal Fortitude, ex-Kill the Client, ex-Morbid Anal Fog ), sementara Devourment sudah tidak melibatkan lagi Wayne Knupp dalam Formasi ini karena ketergantungannya pada Alkohol semakin kronis membuat Devourment harus mendepaknya Kendati Wayne Menyumbangkan Guttural Growlnya di Track “Autoerotic Asphyxiation “ bareng Ruben. dengan masih dikerjakan di Studio yang sama di mana Devourment merekam Materi “ Molesting … “, Ruben Rosas Menyakinkan kalo materi kali ini masih sesadis “ Molesting … “ walau kenyataan yang terjadi, Devourment sudah mengalami banyak perubahan struktur bermusiknya.
Felix Schoonen, dari Majalah metal Vampire, mengatakan sebuah ke-aneh-an tentang mengapa album ini dirilis sendiri oleh band, “ mengapa sebuah band seperti Devourment merilis album mereka sendiri ... setiap minggu terhitung rilis berguna yang dilemparkan di pasar dengan band yang tak seorang pun akan merawat dan Devourment entah bagaimana dipaksa untuk merilis album sendiri. “ hingga pada tahun 2006, band ini menandatangani dua Kontrak album dengan label Band Brutal, dan melanjutkan untuk merekam ulang dan re-release “ Butcher The Weak “. Dengan Cover baru berbeda adalah dominant warna kuning, sedangkan versi Rilisan Devourment sendiri Dominan dengan warna hijau, meskipun desain tetap ga berubah merupakan hasil karya art Mike Majewski. Untuk Edisi Aslinya, Sempat dirilis ulang format Vinyl oleh Emetic Records dengan menambahkan 2 lagu “Deflesh the Abducted “ dan Cover version “The Pick-Axe Murders “ nya Cannibal Corpse yang merupakan materi Split album “ Limb Splitter “ bersama dengan Sect of Execration, Godless Truth dan Sarcolytic dirilis oleh label Brutal asal Texas, Ossuary Industries.
Dan pada 15 September 2007, Vokalis Wayne Knupp ditemukan Meninggal dunia karena mengalami Gagal Ginjal karena Komplikasi Liver akibat ketergantungannya pada alkohol. Kejadian menyedihkan ini saat dirinya ga lagi bersama Devourment, padahal dirinya sudah bersiap siap akan tampil sebagai Headliner Central Illinois Metalfest awal tahun 2008. dan kekasih Knupp's memposting catatan penting terakhirnya di Profil Myspace-nya atas Penyebab kematiannya pada sebuah Interview dengan SMNnews.com, bersama dengan Mike Majewski. Demikian penggalan kalimat Mike : “ Ini memiliki dampak besar. Dia adalah anggota pendiri dan benar-benar menciptakan gaya vokal kita begitu dikenal. Hanya merasa seperti bagian dari band yang merasa mati juga. itu hanya aneh untuk berpikir tentang melakukan Perform atau rekaman tanpa dia, bahkan jika ia tidak lagi di band. Dia adalah orang yang baik dan pasti layak untuk dikenang. “
Sejak Merilis Album “ Butcher the Weak “, Devourment merekam kembali materi baru untuk kompilasi dan split album serta melanjutkan beberapa rangkaian Tour diantaranya termasuk di Central Illinois Metalfest, The Goregrowler's Ball dan Fuck the Commerce, Jerman. Devourment juga merilis DVD ke-2 pada Januari 2007 masih secara Independen yang memuat rekaman panggung di evernt Central Illinois Metalfest Juli 2006 dan Gathering of the Sick Agustus 2006. dan pada sebuah Interview dengan SMNnews.com bulan Oktober 2007, Mike Majewski mengatakan kalo Devourment siap menyelesaikan Full album ke-3 nya pada pertengahan tahun 2008, dan akan dirilis pada Tahun 2009.
Unleash the Carnivore (2009–2010)
Album Ke-3 Devourment “ Unleash the Carnivore “ akhirnya masih
dimuntahkan oleh  Brutal Bands sesuai kesepakatan Kontraknya. Album yang menampilkan Art Kover karya seniman Legendaris terkenal era 90-an Seagrave serta karya Pär Olofsson ini menambah nilai Plus penjualan segala Merchandise band. “ Unleash the Carnivore “ yang masih diproduseri oleh Braxton Henry pun menggelar beberapa rangkaian Tour panjang sepanjang tahun 2010 hingga kontrak mereka selesai pada 13 Juli 2010, Album ini juga dirilis ulang terbatas oleh Goatgrind Records 1000 Kopi Hand Numbered. Devourment pun akhirnya dipinang oleh Relapse Records untuk merilis full album ke-4 “ Conceived in Sewage “ yang materinya dikerjakan bersama
dengan Enjiner Kondang dan frontman Hate Eternal, Eric Rutan. Dan album yang dikerjakan sepanjang Tahun 2012 baru resmi dilepas pada 19 Pebruari 2013. dan single “ Fifty Ton War Machine “ dilepas terlebih dahulu sebagai Digital Release By Relapse Records. ditahun 2010, Devourment pernah merilis DVD -3 nya “Official DVD 2.5 “ yang kali ini dtangani oleh Comatose Music special banget memuat Rekaman asli DVD ke-2 mereka saat masih bersama Vokalis Asli Wayne Knupp, termasuk Full Perform-nya di Central Illinois Metalfest 2007 yang untuk pembeli 333 pertama mendapatkan CD Asli Album Kompilasi “ 1.3.8 “. meskipun masih tampil brutal dan garang, banyak kalangan masih berpendapat, Devourment mengalami kesulitan untuk bisa mengulang sukses kejayaan mereka era “ Molesting The Decapitated “.As overused and cheesy as it is, this album is definitely brutal, in fact undeniably. Possibly the heaviest fucking album I've heard, strangely audible though. I'm not actually quite sure how you can be that heavy, yet still have distinguishable riffs.

================================================================================================

DYING FETUS
Kemandirian dan integritas bermusik adalah dua prinsip utama yang selalu Dying Fetus (DF) bawa sejak membentuk band ini pada tahun 1991, disaat puncak ledakan Movement death metal sedang bergemuruh keras, DF lahir menjadi matang menjadi salah satu premier ekstrim death metal / grindcore terbaik yang muncul dari kancah Metal Global yang besar dan dari pergolakan keras Industri Musik bawah tanah. DF  ini diakui di seluruh dunia sebagai contoh utama dari kesempurnaan penulisan lagu, menggabungkan Aransemen yang inovatif dan Dinamis dengan Skill teknis serta struktur lagu terdengar serba catchy untuk menciptakan Struktur utama perpaduan dari Genre Death Metal, Hardcore dan Grindcore.
Tahun 1993 untuk pertama kalinya DF melepas Demo Klasik pertama mereka “Bathe in Entrails “ yang menampilkan formasi pertama DF adalah John Gallagher - Vocals/Lead Guitars/Drums, Jason Netherton - Bass/Vocals dan Nick Speleos - Guitars/Vocals, dan sekedar menjadi catatan aja kalo Nick Speleos lah yang pertama kali membuat Logo DF itu. Dengan Kemasan Kover Hitam putih hasil Xeroxed Copied dengan gambar tangan Josh Noss dan 5 lagu didalamnya direkam di Hit & Run Studios, ini adalah Kiprah awal DF mengenalkan Konsep New York Death Metal yang Kental elemen Slam Groovy ciamik-nya. Meski cuman beredar terbatas dikalangan teman saja, demo ini mendapat respon yang keren pula sehingga terus di produksi karena banyaknya permintaan. Berlanjut Pada tahun 1995, DF pun kembali merilis, mempromosikan dan mendistribusikan sendiri Demo Kedua mereka, “ Infatuation With Malevolence “ sekaligus mengenalkan member baru pasca Nick Speleos mengundurkan diri dari tubuh DF, selamat datang untuk Drummer berkulit hitam dengan pukulan skill fantastis-nya, Rob Belton ( Ex. Heretic Fork ) serta Gitaris Brian lata ( Ex. Desecration ) dengan kualitas dan kemasan lebih baik lagi, DF semakin dikenal public dengan konsep Fresh yang mereka tawarkan. dan Untuk mendukung album, DF pun mulai melakukan tour di Amerika Timur. Yang Tour ini termasuk penampilan Perdana mereka di  CMJ Music Convention di New York Lincoln Center. Dying Fetus juga mewakili band death metal sebagai genre pada panel di konvensi-nya. Tahun 1995 Wilrag Records akhirnya merilis album Kompilasi Pertama DF “Infatuation with Malevolence “ yang memuat
kembali materi 2 demo klasik awal mereka, selanjutnya Label DF sendiri merilis ulang lagi dengan tambahan 4 lagu lagi sebagai Bonus Track lalu Tahun 2011 Relapse records kembali merilis Album Kompilasi ini untuk Ke-3 kalinya karena permintaan pasar yang tinggi. Hingga pada Tahun 1996, Album Full Pertama Dying Fetus “ Purification Through Violence “ berhasil dirilis secara bersamaan di Amerika oleh Pulverized Records dan di Eropa oleh Diehard Music untuk pasaran Internasional. Dying Fetus pun segera memulai Tour Panjang pertama mereka di Amerika Utara, melewati 25 kota bersama dengan Kataklysm dan Monstrosity. Dan ini mendapatkan Respon nyata Perform live band yang sangatlah menakjubkan dan nama DF seketika
melambung popular tertinggi Di kancah Internasional. Album full Fresh pertama DF yang mendapat respon dan antusias yang luar biasa bagi karir band selanjutnya menampilkan komposisi musik DF yang semakin Dewasa dengan masih langganan menggarapnya di Hit And Run Studio kembali bareng enjiner Steve Carr. Tapi saying pasca album ini beredar dan menjalani beberapa rangkaian Tour, Drummer Rob Belton memutuskan untuk keluar dari DF.
Selanjutnya full Album Spektakuler dan paling Fenomenal sepanjang Karir DF menjadi Debutan Penuh Ke-2 “ Killing On Adrenalin “ dirilis oleh label asal Jerman, Morbid
Records dan untuk Pasaran Amerika sendiri di rilis oleh Label Independen yang dikelola oleh Member DF dalam Blunt Force Records. Album pertama DF bersama dengan Drummer Berbakat dengan talenta Groovy Dahsyat, Kevin Talley Tahun 1997 resmi bergabung disini setelah dirinya tidak bersama lagi band Deity. Tentunya nama Kevin Talley saat ini dikenal dengan banyak band yang digeluti-nya karena peranannya sebagai Drummer sewaan membawanya bisa keliling dunia hehehe, catat dulu band2 Kevin Talley hingga saat ini : Grot, Nothnegal, Battlecross (live), Dååth, ex-Horror of Horrors, ex-Chimaira, ex-Consumned, ex-Decrepit Birth, ex-Hate Eternal, ex-M.O.D., ex-Misery Index, ex-Six Feet Under, ex-Suffocation, ex-Truth Corroded, ex-WretchedPain, ex-Absence of the Sacred (live), ex-DevilDriver (live), ex-The Black Dahlia Murder (live), ex-The Red Chord (live), dan ex-All the Way to the Bank. DF lalu memulai 52 Daftar Tour di Amerika Utara / Eropa yang belum pernah terjadi sebelumnya, membantai di 12 negara dalam dari Denmark ke Spanyol dan Belgia ke Polandia. DF pun tampil di puluhan festival, termasuk sebagai Headliner band di event akbar Morbid Metalfest, serta Superbowl Of
Hardcore. Dan Selama waktu ini, DF terus mempopulerkan nama untuk dirinya sendiri, muncul di banyak majalah nasional dan internasional, menempatkan track lagu terbaik pada puluhan CD kompilasi, dan konsisten melakukan kegiatan promosi radio dan internet. Full album ke-2 ini disebut2 sebagai Album DF terbaik sepanjang masa dengan Komposisi Musik yang semakin luar biasa masih dikerjakan di Hit and Run Studio bareng Steve Carr ini terjual hingga jutaan kopi dan beberapa kali dirilis oleh beberapa label seperti Displeased Records, Night of the Vinyl Dead Records dan Relapse Records termasuk Label Mereka sendiri, Blunt Force Records atas permintaan fans yang Tinggi. Bener2 prestasi mengagumkan direguk pada album ini dalam tempo sekejab ! Amazing !!!
Dan Kembali DF tahun 1999 Merilis kembali album Kompilasi band “ Infatuation With Malevolence “ yang didalamnya memuat Koleksi Demo tahun 93-94 dengan beberapa extra Bonus Track via label mereka sendiri, Blunt Force Record yang pada versi anyarnya, DF menambahkan 3 lagu yang direkam saat penampilan panggung mereka selama Tour di Eropa tahun 1998 serta 1 lagu demo yang belum sempat dipublikasikan sebelumnya.
Mencari untuk memperluas ruang lingkup mereka lebih jauh, DF akhirnya berhasil deal teken kontrak dengan Relapse Records dan langsung melakukan deretan Tur panjang lagi di Amerika bersama dengan Destruction dan Kataklysm. Dan sambil menunggu proses perilisan Full Album Ke-3, DF pun
iseng2 merilis EP Fenomenal “ Grotesque Impalement “ yang memuat Konten koleksi materi lama yang direkam kembali dengan formasi baru ( “Grotesque Impalement “ dan “ Tearing Inside the Womb “ ) dan Cover version milik Baphomet & Next Step Up serta 1 lagu Iseng2 berirama Hardrock Galau “Hail Mighty North/Forest Trolls of Satan (Anno Clitoris 666 Opus II) “ tahun 2000 masih melalui label sendiri, yang hal ini dilakukan sebagai bentuk pemanasan mereka untuk para fans yang tidak sabar menanti full album baru pertama bersama Relapse Records. Hingga akhirnya Tahun 2000 DF dengan bangga melempar full album dasyat ke-3 nya “ Destroy The Opposition “ ke basis penggemar fanatik mereka. Sebuah materi album yang
terus menyediakan reflek alami untuk keterasingan dan frustrasi kehidupan masyarakat yang menyedihkan berorientasi pada hal konsumen dan didominasi oleh keserakahan Penguasa. Mendukung Maksimal penjualan album ini, DF pun kembali melakukan Tour panjang selama 16 Bulan secara Internasional ! materi album ini tetep digarap dilangganan studio DF yang secara eksklusif dibiayai oleh Boss Relapse Records sendiri, Matt Jacobson. Ini adalah album pertama bagi Gitaris John "Sparky" Voyles ( ex-Sadistic Torment, ex-Criminal Element, ex-M.O.D., ex-Misery Index, ex-Destroy the Reviled, ex-Fear of God ) sejak dirinya resmi bergabung tahun 1998 menggantikan Brian Latta semakin menambah Powerfully Konsep bermusik DF.
Dan ternyata Karir Mulus DF ga sejalan dengan Utuhnya Formasi Hebat ini Bina. Disinyalir adanya masalah dengan manajemen DF yang kacau disaat band ini mendapatkan puncak Kejayaan pada Tahun 2001, 3 member DF secara bersamaan Mengundurkan diri, Bass/Vokal Jason Netherton, Sparky dan Drummer Kevin Talley Hengkang dari DF meninggalkan John Gallagher sebagai Frontman Orisinil tersisa. Langsung saja 3 Ex. DF ini membentuk band tandingan baru bernama Misery Index tahun 2001 dengan mengajak serta Gitaris/Vokalis Mike Harrison (Kommissar, ex-Autumn Dawn, ex-Cadaver Symposium, ex-Mainframe, ex-Pessimist (live), ex-Psychotogen, ex-Sadistic Torment ) yang sebelumnya adalah pembuat semua Layout & Art Graphix Rilisan DF. Jonh Gallagher sebagai Frontman tersisa pun tidak tinggal diam begitu saja dengan problem serius ini, lantas John mengajak Drummer Eric Sayenga ( Mordichrist, Warthrone, ex-Excrescent, ex-As the Sea Parts, ex-Witch-Hunt ), Vokalis Vince Mattews (Criminal Element, ex-Autumn Dawn, ex-Sadistic Torment, ex-Biovore, ex-Covenance, ex-Mucus Membrane ) yang beberapa kali menjadi Back.Vokal di Rilisan DF, gitaris Bruce Greig (Covenance, ex-Misery Index, ex-Eternal Ruin) dan Bassis Sean Beasley (ex-Garden of Shadows, ex-Sadistic Torment, ex-Biovore) untuk menghidupkan kembali nafas DF yang Kritis dengan langsung menulis 1 lagu “Vengeance Unleashed “ adalah sebagai pembuktian jika DF tetap Hidup !! lagu ini akhirnya di split kan dengan band death Metal brutal asal Finlandia, Deepred dan dirilis oleh Blunt Force Records awalnya dan akhirnya dirilis oleh Relapse Records. Masih memegang kekuatan besar karakteristik DF yang fantastic, Formasi ini kian kuat melaju kencang menyambung beberapa Tour panjang DF tersisa. Saying Bruce Greig hanya mampu bertahan 1 tahun dalam tubuh DF, sehingga kembali DF dilanda kebingungan mencari penggantinya hingga DF membuat sebuah Kontes Audisi yang diikuti oleh banyak Gitaris handal sedunia, namun pilihan terakhir jatuh pada gitaris Mike Kimball (ex-Disordered, ex-Malignant Inception) dan SHOW KEEP MUST GOES ON !!!!
Setelah hampir tiga tahun formasi baru ini DF kembali lagi dengan full album Ke-4 “ Stop At Nothing “. Yang Secara simbolis menjadi perwakilan dari aliansi besar anti-mainstream death metal / grindcore / hardcore-punk Scene, DF berdiri bertentangan secara langsung dengan apa yang dianggap "normal" di wilayah yang mayoritas konformis arena musik Amerika. Band ini dengan cepat mampu menghantam jalan yang mendukung penjualan album “ Stop At Nothing “ dengan menyelesaikan Tour Amerika Utara dan Menjadi Headline Band di Beberapa Festifal Eropa serta memberikan stand-out pertunjukan di festival metal internasional. Meski hadir dengan 90% Muka Baru, John Rupanya terhitung berhasil membawa Eksistensi Band ini dari sebelumnya tetap sukses ! saying sekali tahun 2005, Vokalis Vince Mattews memutuskan untuk cabut dari tubuh DF dan konsentrasi diband barunya, bersama dengan jawara2 Death Metal New York Sound Style, Criminal Elements! Dan 1 tahun kemudian giliran Drummer Eric Sayenga yang mengundurkan diri karena beberapa alasan, dan langsung digantikan oleh Drummer berbakat Duane Timlin yang punya segudang Prestasi dibeberapa band seperti dan Consumned, Insatanity, Invidiosus, Rebirth, Morta Skuld (live), ex-Forest of Impaled, ex-Judas Iscariot, ex-Sarcophagus, ex-Torrent, ex-Weltmacht, ex-Broken Hope, ex-Funeral Rites, ex-Ingurgitate, ex-Nokturnel, ex-Reign of Vengeance, ex-Saetith (live), ex-Eternal Ruin, ex-Anal Blast (live), serta ex-Divine Empire menjadi pertimbangan serius DF menggunakan Talentanya.
Setelah tiga tahun dan tur panjang, Dying Fetus merebahkan diri sejenak lagi untuk menulis dan merekam Materi baru kembali meski dengan formasi Kwartet di Hit & Run Studios di Rockville, MD masih dengan Enjiner
langganan, Steve Carr. Album “ War Attrition “ semakin menjadi catatan baru yang terfokus kebrutalan Bermain Music DF. Dan dialbum full ke-5 ini, selain mencoba kedasyatan Power Drummer Duane Timlin, peranan Mike Kimball sebagai penulis lagu wajib diperhitungkan karena saat dirinya menulis “ One Shoot One Kill “ sempat mendapat protes dari beberapa Pihak Oposisi. Sayang lagi, 1 tahun perilisan album “ War Attrition “ Mike Memutuskan untuk cabut dari Tubuh DF disusul oleh Drummer Duane Timlin.
Masalah memang terus mengampiri DF secara bertubi tubi, meski menyisakan John dan Sean, DF akhirnya menemukan kembali eksistensi dan spirit barunya kala drummer Trey Williams (Covenance, Severed Head, ex-Tortured) memutuskan untuk bergabung ikut mengerjakan Materi selanjutnya. Ditahun 2009 tepatnya pada bulan September, Akhirnya
mereka kembali memuntahkan full length album yang diberi title 'Descend Into Depravity' yang berisikan 8 track dan menghabiskan durasi sekitar hampir 34 menit. Kemudian ditahun 2011 masih dengan taktik sebelumnya, membuat album Mini Pemanasan,DF merilis EP “History Repeats... “ tahun 2011 yang memuat 6 lagu Cover Version dan 1 lagu iseng2 “Rohypnol “ berdurasi 44 detik hahaha …. Track2 yang paling berpengaruh dari Musikalitas DF selama ini “Fade into Obscurity “ Dehumanized, “ Unchallenged Hate “ nya Napalm Death, “ Gorehog “ nya Broken Hope, “ Unleashed upon Mankind “ nya Bolt Thrower, “ Twisted Truth “ nya Pestilence dan “ Born in a Casket “ nya Cannibal Corpse, dimainkan dengan sangat bagus ala DF di EP ini. Dan barulah puncak Ejakulasi Fans harus terbayarkan lewat full album paling gress DF tahun 2012 Dengan “ Reign Supreme “, dengan sadis DF memperkenalkan
Konsep Frustasi mereka dengan gempuran mega dasyat membabi Buta walau DF sudah banyak kehilangan warna Slam Groovy khas-nya, Album ini cukup hebat menggempur pasaran setelah untuk pertama kalinya DF tidak merekamnya distudio langganan mereka Hit And Run Studio, DF mencoba mengalihkan ke WrightWay Studios Baltimore, MD bareng enjiner dan Produser Steve Wright  yang dibantu oleh 2 asistennya Noah Gary & Sarah Fabiszak, sehingga memang ada banyak Karakter Musik DF berubah Secara Signifikan di materi kali ini.


=============================================================================================


SOILS OF FATE
SOILS OF FATE adalah band death metal dari Swedia. Dan Sebagian besar mengenal band ini memiliki gaya “ Ultra Groovy Slam Death Metal Style “ yang cukup fantastis.  Band ini didirikan oleh Vokalis / Bassis Henrik Crantz ( Yang juga saat itu masih Eksis di Band Brutal Death Metal, Stabwound .ed ) dan Gitaris Magnus Lindvall di Märsta, di kota Stockholm, pada awal tahun 1995.. dan Mereka telah dianggap menjadi yang pertama sebagai pelopor gaya " Slam Death Metal " dari Swedia Scene dan bahkan paling inovatif di Eropa.
Rilisan pertama SOF adalah Demo Kaset “ Pain... Has a Face “ yang dilepas oleh Label mereka sendiri, Empty Vein. Demo yang memuat 4 lagu Death Metal yang terasa mulai kental sentuhan Slam Groovy In the vein New York band cukup menarik perhatian beberapa kalangan media akan eksistensi awal SOF dikancah metal. Kemudian disusul dengan demo ke-2 “Blood Serology “ tahun 1998, SOF mengemasnya dengan lebih baik lagi kemasan Cover Full Colournya. Dan Untuk pertama kalinya SOF memutuskan untuk jalan ber-3 saja. Dan Tahun 2001 SOF bertemu dengan Retribute Records untuk merilis debut full album pertama “ Sandstorm “ kian mengukuhkan eksistensi SOF dikancah Extreme Metal Internasional. Dan setelah SOF tahun 2001 kehilangan drummer Joakim "Jocke" Friedman, Drastis SOF mengalami Masa Vakum hingga tahun 2003 SOF menggunakan drummer Jason Trecazzi ( Cranial Osteotomy, Necrotic Disgorgement, Obscured Secretions, Heinous
Killings, ex-Regurgitation, ex-Dislimb ) untuk beberapa penampilan panggung sampai SOF berani membayar mahal Drummer berbakat popular Kevin Talley untuk ikut menggarap materi full album ke-2 mereka “ Crime Syndicate “ tahun 2003 setelah mendapat Teken kontrak kerjasama dengan Label brutal asal Slovakia, Forensick Music sangat sukses mengantar SOF kepuncak karir bermusiknya. Kemudian Pihak Label Juga merilis Album Kompilasi Beberapa demo lawas SOF dalam album kompilasi “Highest in the Hierarchy of Blasting Sickness “ Tahun 2005 hingga SOF tidak terdengar desah nafas liar-nya kembali.
SOF sendiri telah melalui perjalanan musical yang dipengaruhi oleh banyak banyak band di seluruh dunia dan mendapatkan status legendaris di antara banyak penggemar-nya. Dan pada tahun 1998 Danne Lövqvist dari Majalah Metal Close-Up menempatkan SOF sebagai salah satu band paling brutal datang dari Swedia Scene. Dan Band Slamming Death Metal Veteran dari Jepang Scene seperti Vomit Remnants pun secara menakjupkan mendaur ulang Lagu “ Faces Of The Deceased “ dari Demo SOF awal pada Debut full album Fenomenal pertama mereka, “ Supreme Entity “. 
Pada Tour Eropa pada tahun 2001 SOF menjadi Band Utama di event “Fuck Terrorism Tour “ kemudian SOF mulai meramah Amerika pada tahun 2003 untuk tampil pada event tahunan pertama Maryland Death Fest, untuk berbagi panggung dengan band2 Brutal Death Metal mengerikan terkenal dari seluruh dunia.
(Article taken from LIC with permission by Herric SIC, and some pix of the bands by John Yoedi taken from their bands site)



Friday, October 18, 2013

ARTICLE : EVOLUSI SLAM DEATH METAL (Part I)


EVOLUSI SLAM DEATH METAL
Slam Death Metal adalah subgenre Brutal Death Metal yang lebih berfokus pada Beat Part Musik yang lambat atau midtempo dengan sentuhan yang kromatik, riff palm-mute – disebut juga sebagai “ Slam “ Pada akhirnya. Dibandingkan dengan gaya bermusik Brutal Death Metal pada lagu konvensi tremolo riff-nya terdengar lebih teratur, Hentakan Blastbeat dan solo gitar yang dirasa kurang begitu penting peranannya. Asal Muasal Genre ini diketahui berawal di New York scene
Death Metal era 90-an (yang pada gilirannya membawa pengaruh dari Sound, Attitude dan Estetika New York Hardcore .ed ), di mana band-band seperti SUFFOCATION saat ini dianggap telah mempelopori penggunaan gaya slam riffing era album “ Effigy Of The Forgotten “ telah memulai karakteristik Gaya Slam Death Metal ini untuk pertama kalinya yang kental terdapat pada lagu “ Liege Of Inveracity “, namun penelitian ini masih terus berkembang untuk ditemukan kebenarannya. Kemudian Akhirnya diikuti Oleh INTERNAL BLEEDING dan DEVOURMENT masih sering dianggap sebagai band pertama dengan gaya bermain slam, karena mereka diketahui mempopulerkan banyak lagu-nya sebagai konvensi genre dan estetika visual. Kemudian Beberapa anggapan muncul kalau Karakter serupa juga dilakukan Oleh oleh EMBRIONIC DEATH, band asal Hampton Bays, New York yang eksis Tahun 1991 melepas demo ke-2 “Regurgitate the Dead “ tahun 1992, PYREXIA dengan “Liturgy of Impurity  “ Demo tahun 1992 menjadi pencetus album Sukses Pertamanya “Sermon of Mockery “ Tahun 1993 dengan gaya kental slam pada Track “ Inhumanity “ lalu album ke-2 mereka “ System Of The Animal “ semakin lebih melebur ke gaya Hardcore yang kental ! kemudian AFTERBIRTH band Brutal Death Asal Long Island, New York merilis Rehearsal Tape tahun 1993 dianggap sebagai band pertama yang menggunakan karakter Vokal Guttural dalam Musik Slam Death Metal, lalu SCATTERED REMNANTS
dari Massachusetts mengenalkan Demo pertamanya “Procreating Mass Carnage “ tahun 1994 mengenalkan gaya Bermain Slam Menarik, dan DYING FETUS pada sepak terjang awal via demo “Bathe in Entrails “ tahun 1993 diketahui kemudian memasukkan elemen slam Death Metal kental-nya sebelum akhirnya band ini lebih Kental elemen Groovy Fenomenalnya sebagai Trademark utama band. Kemudian REPUDILATION dengan Demo Pertama mereka “Purging of Impurity “ tahun 1996 menjadi The Next Internal Bleeding yang Lebih Groovy Sentuhannya. Dan secara bertahun setiap Tahun Evolusi Genre ini terus berjalan menjadi lebih Kompleks lagi dan Amrik disebut sebut adalah sebagai Ladang Subur pertumbuhan Genre Slam Death metal yang influentalis, Khususnya New York Area. Dan memang terlalu banyak jika gw harus menuliskan 1 persatu itu, karena perbedaan pandangan antara pengamat musik dan selera saja hehehe, namun bisa gw tambahkan lagi band2 setelah itu ada 420 dari  Levittown, New York dengan “ Reality “ Demo Tahun 1998, DISGORGE dengan “ She Lay Gutted “, Kemudian setelah itu diakui band slam lainnya adalah termasuk Cephalotripsy dan Short Bus Pile Up. Dengan Gaya Vokal yang biasanya dengan Karakter Guttural Gurgling melalui Nada sangat rendah, Mendengkur, Mengorok atau Menggeram dipahami menjadi salah satu karakter terkuatnya genre slam, sering menampilkan Ritme vokal yang diilhami gaya yang sedikit Hip Hop yang Elemen ini sering muncul pada drumbeat-nya ( Baca “ Groovy “ .ed )
Genre ini kadang dibandingkan dengan konsep seperti Nu Metal akibat Penggunaan Konsep bermain riff yang atonal dan pengaruh rap, serta sentuhan yang deathcore karena vokal guttural menjadi sebuah focus Gaya Umum Seorang Cowok Banget ( tapi Kenyataannya sering Berubah saat ini, Seorang Vokalis dengan Guttural Vokal Juga dimainkan oleh Seorang Wanita seperti Cerebral Bore. Ed )
Slamming Brutal Death Metal adalah Subgenre Brutal Death Metal yang berfokus pada gaya 'mosh' nya (Slamming) Ketimbang gaya Blastbeat-nya.Genre yang dimulai pada tahun 1991 oleh ide yang cetuskan pertama kali oleh Internal Bleeding, namun tidak mendapat sebbuah Pengakuan resmi sebagai Sub Genre Death Metal sampai tahun 1995 ketika band ini meriis album Full Pertamanya “ Voracious Contempt “ sebagai penemuan Konsep Baru band setelah melewati 3 Demo sebelumnya “The One Dollar Demo, Invocation of Evil dan Perpetual Degradation “ sejak Band ini terbentuk tahun 1991. Ini masih belum cukup bagi sebagian besar penggemar untuk kemudian menyebutnya sebagai Slamming Death metal kemudian pada akhirnya Internal Bleeding Sempat Membuat Yel yel sendiri sebagai “ TOTAL FUCKING SLAM “ pada beberapa Media Flyer yang saat itu menjadi Sarana Publikasi Paling Ampuh era 90-an untuk mereka sebarkan. Namun Devourment mengubahnya lagi
dengan gaya yang lebih baru saat pertama merilis Demo “ Impaled “ pada Tahun 1997 dan membuatnya menjadi genre yang sangat terbuka untuk dikembangkan lagi hingga meledaknya album fenomenal terbaik sepanjang Slamming Album Death Metal Internasional, “ Molesting The Decapitated “ ! kemudian setelah itu Generasi Penerus Slam Death Metal Baru setelah Internal Bleeding muncul nama DEHUMANIZED sebagai salah satu Icon Penting selanjutnya dengan Album Pertama mereka “ Prophecies Foretold “ tahun 1998 cukup sukses mempengaruhi perkembangan Slam dengan sentuhan Padat Groovy breakdown Beat Headbang ! bahkan track “ Fade To Obscurity “ seakan menjadi Anthem Groovy Slam fanatic disetiap panggungnya.
Lalu Genre ini telah melakukan evolusi lagi menjadi berbagai sub-genre yang masih terus berkembang tidak menjadi genre yang pakem hari ini karena seringnya mendapat pengaruh2 bermusik yang semakin modern. Yang pertama mencetuskan tentunya adalah kehadiran sosok Devourment pada tahun 1997 yang disebut sebagai The Most Slamming Brutal Death Metal dengan focus utama pada genre deathgrind daripada yang asli-nya seperti yang diusung oleh Internal Bleeding. Kemudian tahun 1997 Band Slamming Death Metal asal Jepang, INFERNAL
REVULSION menyebutnya sebagai “ Wigger Slam “. Beberapa Waktu kemudian dipopulerkan oleh ENTORTUREMENT ( nama Baru sebagai Reinkarnasi Band Bernama BEARDED FETUS yang dibentuk oleh mantan Bassis Internal Bleeding, Jay Carbone bareng Drummer Brian Wishin yang mantan band Slamming Death Metal REPUDILATION .ed ) di Scene Amerika yang menyebabkan pertumbuhan Band Populer Generasi selanjutnya seperti lahirnya WAKING THE CADAVER dengan sentuhan Musik yang mengarah pada sentuhan yang bergenre deathcore. awalnya memang Penggunaan kata “ Wigger slam “ itu dimaksudkan untuk menjadi versi simple dari Devourment dan Internal Bleeding saja. Contoh yang paling utama dari ini adalah Band GOREVENT, VULVECTOMY dan SOILS OF FATE yang
melakukan Gaya Slamming yang lebih Baik dari sebelumnya.
Hingga Akhirnya Genre ini secara luas dikenal oleh Fans Scene Death Metal dan jika mendengar, kadang-kadang kesan diabaikan lebih dilakukan oleh para fans death metal. Banyak yang merasa hal ini hanya sebagai genre brutal death metal dengan pengaruh berat pada gaya Bermain musik yang cepat saja. Namun, beberapa pelaku musik tersebut tidak bisa hanya dimasukkan ke Genre brutal death metal sebagai genre yang yang unik untuk dihilangkan dari Genre Death Metal.
===================================================================================================



INTERNAL BLEEDING
“ TOTAL FUCKING SLAM “ Master, INTERNAL BLEEDING Berbasis di The Long Island, New York memang telah menjadi icon penting Perkembangan Slam Death Metal dengan menanamkan banyak Ketukan Slam dan Groovy Intens hampir disetiap ketukannya. Terbentuk sejak awal Tahun 1991 mencoba menemukan karakter Genre Metal baru dengan Hentakan " Slam Metal", lebih menjadi sebuah Karakter baru death metal yang berkonsentrasi untuk lebih menciptakan kebersamaan yang Indah pada Audience saat memberikan Total Support band pada setiap Performnya. Dan Ini kemudian menimbulkan asumsi Populer bahwa Internal Bleeding (IB) adalah sebagai Pelopor pertama untuk genre “ Slam Death Metal “ setelah nama besar Suffocation dan Pyrexia.
Setelah Bubarnya Band pertama dan Asli Frontman Gitaris Chris Perverlis, Autumn Reign, untuk pertama kalinya Chris mulai menggagas terbentuknya IB pada awal Tahun 1991 bersama dengan Drummer Bill Tolley dan Bassis Brian Hobbie, dimana saat itu adalah musim dingin, suatu hari Chris menemukan 300 Kaset Kosong dikampus lokal dimana Chris Ber-Kuliah tidak terpakai lagi. Lalu cuman hanya bermodalkan alat Perekam berkapasitas 4 Track, IB untuk pertama kalinya merekam Rilisan demo pertama “One Dollar Demo “, dan IB hanya menjualnya seharga 1 dollar yang akhirnya IB berhasil meludeskan Rilisan sederhana ke Rekan2 nya sendiri walo cuman dengan Kemasan Xeroxed Copied Cover aja. IB kemudian melengkapi Formasi selanjutnya dengan masuknya Gitaris Anthony Miola dan Vokalis Wallace Milton Untuk menggarap demo serius ke-2 “ Invocation Of Evil “ dengan kemasan lebih professional lagi yang secara mengejutkan telah terjual 5000 ribu kopi sehingga Pihak Wildrag Records tertarik untuk Merilis Ulang kemudian. Dan karena semakin banyaknya dukungan dan permintaan dari Fans IB,
akhirnya pun memaksa IB untuk melepas kembali Demo Ke-3 “ Perpetual Degradation “ Tahun 1994 kembali dimuntahkan meski IB harus menggarapnya tanpa seorang Vokalis sehingga Chris dan Bill sendiri yang mengisinya sendiri ! sehingga hal ini menjadi Jembatan Mulus bagi IB semakin melebarkan sayap Populeritasnya dikancah Extreme Metal dengan dengungan “ Total Fucking Slam “ nya menjadi lebih mewabah Era 90-an.
Menjajah beberapa Panggung hingga mengantar penampilan IB pertama di event Besar bergengsi seperti Milwaukee Metalfest mempertemukan mereka pertama kali dengan Pavement Music yang tertarik dengan sukses 3 demo mereka untuk dibuatkan 1 album full perdana IB tahun 1995 dengan title “ Voracious Contempt “ mengantar IB bisa Tour bareng Band Immolation dan Six Feet Under. Mengisi Posisi Vokal di album ini adalah Frank Rini yang Ikut Hingga Full Album Ke-2 sebelum dirinya mengundurkan diri dan bekerja sebagai seorang Sipir Di New York Dan kemudian Digantikan oleh Ray Lebron Mantan Vokalis Band Brutal Immortal Suffering. Album ini digarap oleh Enjiner dan Produser handal Scott Burn di Cove City Sound Studios, Glen Cove, NY Dengan Penjualan album yang mengesankan, Akhirnya IB dibuat sibuk dengan beberapa Rangkaian Tour dan Perform Panjang sepanjang tahun 1995 dan 1996. walaupun sempat Pihak Pavement Music dilanda Masalah finansial, yang akhirnya IB tetap bisa memuncratkan Full Album Ke-2nya “  The Extinction of Benevolence  “ tahun 1997 yang materinya dikerjakan di Gateway Sound Recording W. Babylon, New York, album ke-2 ini pada bagian Hidden Tracknya menampilkan Black Sabbath medley A National Acrobat / Symptom of the Universe lawas-nya Black Sabbath pada menit ke 18:32.7. walau dengan kenyataan kemudian album ini jeblok dipasaran karena tidak didukung dengan Rangkaian Promo Tour maksimal berujung beberapa kali vakumnya aktifitas dalam tubuh IB.
Pada akhir tahun 1998, IB mencoba berkumpul kembali dan mulai fokus menulis lagu baru yang ujungnya menjadi materi Full Album Ke-3 mereka “ Driven To Conquer “ Pada Tahun 1999 dengan menggandeng Produser Brian Griffin ( mantan Gitaris Band Broken Hope yang kini eksis di band Death/Doom Metal Chicago, Illinois, Em Sinfonia bersama dengan beberapa Ex. Member Broken Hope Lainnya .ed ). Dan Track seperti “ Falling Down “ tetap menjadi Anthemic disini. ini adalah penampilan pertama mantan Gitaris New York Death Metal sejawat, Pyrexia, Guy Marchais yang kini lebih dikenal di tubuh Suffocation bergabung mantap diformasi album ke-3 ini.
Dan Kemudian pada Tahun 2000, IB memutuskan untuk berpisah dengan Pavement Music dan
selanjutnya IB pun teken kontrak dengan Olympic Recordings ( Sub Label Divisi dari Century Media Records .ed ) untuk merilis album kompilasi Karir Musik IB “ Alien Breed “ yang didalamnya mengkompilasikan 3 demo IB yang masih menjadi “ High Demand “ fans plus 1 lagu Baru “ Alien Breed “ sebagai Hit Track-nya. Masalah kemudian mulai datang, ketika frontman Chris Perverlis Memutuskan untuk meninggalkan IB karena Dorongan masalah Keluarga dan Pekerjaan ( Chris dikenal juga yang membuat semua Artwork Kover Layout album2 IB dengan nama Perverlis Graphic .ed ). Kemudian Posisinya digantikan oleh Matt Ferrera AKA “Matty Bones “ dan menambah masuknya Gitaris Frank Buffolino menggantikan Posisi Anthony Miola serta penampilan Vokalis Jerry Lowe. Sebelumnya album ke-4 ini Chris sempat menulis lagu lagu yang dihadirkan awal pada Demo “ Pure American Fury  “ menjadi Pemanasan pada album Ke-4 “ Onward to Mecca “ via Olympic Recordings Tahun 2004, dikerjakan di Full Force Studios, NY bareng Enjiner Terrance Hobbs yang kita kenal adalah Frontman Utama Suffocation serta Gitaris Joe Cincotta-nya Catastrophic sebagai Produser sempat mengisi Posisi Bass Pada salah satu lagu disini. a very well produced, punishing slab of pure heaviness that perfectly fused their deathmetal roots with NY style hardore !!. dan beberapa waktu Pasca Album Ini dirilis IB sering bongkar pasang formasi sehingga memutuskan drummer Bill Tolley untuk Mem-vakumkan IB dalam waktu yang tidak ditentukan. Dan Fans pun merasa sangat kehilangan dan dilanda rindu yang luar biasa sejak tidak aktifnya IB.
Kemudian berita menggembirakan selanjutnya datang pada Awal Tahun 2011, dimana Chris Pervelis memutuskan untuk kembali dalam tubuh IB, saat itu Chris langsung mengontak Drummer Bill Tolley sebagai Member2 tersisa dalam tubuh IB sejak Chris meninggalkan IB setelah Bassis Brian Hobbie untuk membangkitkan kembali IB. dan khabar ini langsung disetujui oleh Bill dan Brian lalu kemudian mengajak Bassis Jason Liff ( Karena Brian Hobbie sendiri memutuskan untuk berpindah posisi ke Gitar 2 .ed ) serta Vokalis Keith DeVito-nya ex-Catastrophic, ex-Pyrexia, dan ex-Accursed untuk melengkapi formasi “ Comeback “ nya IB dan membawakan kembali Track2 Klasik IB yang masih menjadi Anthemic Penting ! the band has set out to devastate everyone in their path. Dan Gebrakannya kembalinya the Godfather TOTAL FUCKING SLAM ini adalah dengan dirilisnya kembali secara Independen Album Kompilasi kedua “Heritage of Sickness “ Hasil Mastering dari Matt Kourie yang memuat Track Demo Klasik IB “Invocation of Evil “ dan “Perpetual Degradation “ serta rekaman Panggung Penampilan pertama IB di Event Akbar Mountains of Death festival di  Switzerland pada Bulan Agustus 2011 lalu yang Memainkan track andalan “Ocular Introspection “ dan “Prophet of the Blasphemies “ menjadi Momen Sejarah Awal kembalinya IB di kancah Extreme metal !

==========================================================================================

DEHUMANIZED
“ ONE OF THE MOST UNDERRATED BANDS IN DEATH METAL HISTORY” (Dom Lawson, Metal Hammer UK ), Dehumanized has undoubtedly established a dominant, admirable position within the vast death metal spectrum. One cannot chronicle the relevance and allure of this extreme music genre without mentioning these NYC-born heavyweights of slam. Their indigenously unique method of combining breakneck speed and devastating groove has influenced countless numbers of successful death metal acts throughout the years.
Jawara Slam Groovy Death Metal Fantastik Terbaik New York Berikutnya ini terbentuk pada akhir Tahun 1995 oleh George Torres (drums), Rich Nagasawa (guitar), dan Mike Palacios (guitar), meski dengan formasi Trio diawal Karirnya, Dehumanized langsung memasuki Studio untuk
merekam materi Demo EP pertama mereka “ Terminal Punishment ” Tahun 1996 selang terhitung 2 Bulan band sejak Terbentuk. Langkah selanjutnya, George Torres dan Rich memutuskan untuk merekrut Vokalis Mike Zuzio setelah Demo ini sebelumnya terekam tanpa seorang vokalis. Ga lama lama setelah EP “ Terminal Punishment ” dirilis, reputasi Dehumanized pun seketika Melambung hingga langsung mereka di Tawari untuk membuka Band2 terkenal seperti Cannibal Corpse, Immolation, Brutal Truth, dan Six Feet Under. Selama proses perkembangan Karir band ini selanjutnya, Dehumanized menambah masuknya gitaris ke-2, Dave Zatuchney ( Ex. Immortal Suffering ) menggantikan posisi awal Mike Palacios dan masuknya Vokalis Jerry Barco menggantikan posisi Mike Zuzio, dan menambah lengkap formasi pada kekosongan Posisi bass dengan hadirnya Mike Chan. 
Pada Akhir Tahun 1997, setelah masuknya Gitaris Tom Toscano ( ex-Umbilical Strangulation ) menggantikan posisi Dave Zatuchney, Dehumanized mulai menggarap materi awal album sejarah terbaik sepanjang karir band “ Prophecies Foretold ” yang menjadi album Terbaik sepanjang masa
yang di produseri oleh Jean Christophe. Dan dilepas oleh Pathos Productions pada tahun 1998 kian melambungkan karir band sebagai salah satu Jawara Baru New York death metal terbaik di genre-nya sekaligus menobatkan Drummer George Torres sebagai iconic extreme drummers and projected Rich Nagasawa into the upper echelon of premiere shredders !!. dengan Track Fenomenal Anthemic dasyat wajib slammer “Fade Into Obscurity”, “Infinite Despair” serta “Prophecies Foretold “Catchy hooks and riffs were scattered throughout this masterpiece, not common in such a style of music !!
Ternyata tidak semulus sukses album ini melahirkan kontroversi baru yang mengakibatkan band ini mendapat beberapa pencekalan Perform-nya di klub-klub di mana mereka akan Tampil setelah melalui radio dan distribusi di seluruh dunia. Dan pada Suatu malam, sementara seorang co-hosting program radio untuk 89,5 WSOU, sempat mendapatkan ancaman serius dari seseorang yang tidak dikenal sebagai akibat Tendensi Reaksi Dehumanized terhadap musik black metal itu sendiri. Dan memang pada beberapa perform sebelumnya, Dehumanized seperti sedang melancarkan seruan Penentangan terhadap Musik Black Metal dengan aksi Corpsepaint member Dehumanized diatas panggung, dan hal ini ternyata berbuntut panjang.
Tidak lama setelah itu Karir ini berlangsung, Dehumanized menambah kembali member barunya dengan masuknya Sean Morelli pada posisi Bass untuk melanjutka Invansi Panjangnya di event besar amrik seperti Milwaukee Metalfest, Texas Grindfest, Ohio Deathfest, dan New Jersey Metalfest untuk sepanggung dengan nama2 besar seperti  Suffocation, Morbid Angel, Deicide, Obituary, Cryptopsy, Vader, Broken Hope, Monstrosity, dan Nile, Tidak lama pula setelah itu Karir Vokalis Jerry Barco yang mengisi Raungan gahar era album Fenomenal “ Prophecies Foretold ”, tergantikan oleh hadirnya vokalis Josh Pratt (ex-Evilution, ex-420 ) pada awal tahun 2000, dimana saat itu juga Formasi Dehumanized pun mengalami pergoncangan hebat dengan Hengkangnya drummer George Torres yang memustuskan bergabung dengan Skinless dan Mortician, Dehumanized memutuskan untuk Vakum !
Pada Tahun 2004, akhirnya Torres dan Nagasawa memutuskan untuk melakukan reunion Kembali memberikan Fans hardcore dengan sentuhan tajam brutal death metal dengan menggaet Vokalis John Collett ( Success Will Write Apocalypse Across the Sky, ex-Gigan ), gitaris Paul Tavora ( Flesh Throne, ex-Feral ), dan Bassis Mike Hussey ( Kalopsia ) Dehumanized pun kembali menjajah beberapa panggung. Dan penampilan pertama mereka setelah Vakum selama 4 tahun adalah di
Maryland Deathfest. Sempat menulis 2 lagu untuk EP baru dengan track “ Man vs Man ” & “ His Burden ”, Dehumanized memberikan Nuansa cita rasa baru untuk Fans band dan bisa sepanggung dengan Devourment, Skinless, All Shall Perish, Internal Bleeding, Malignancy. Namun saying tahun 2007, Formasi reunion ini tidak menunjukkan eksistensi dan Produktifitas seriusnya mengakibatkan Band ini mengalami masa vakum kembali dalam waktu yang tidak ditentukan dan Kancah metal pun mengabarkan berita ini kalau band ini memutuskan untuk BUBAR !!
Menjadi perhatian serius atas desakan Fans mereka, akhirnya untuk ke-3 kalinya band ini memutuskan kembali lagi pada Tahun 2011 tepat saat Band Dying Fetus sedang mempromosikan EP barunya “ History Repeats...” dirilis pada event Maryland Death Fest yang salah satu lagunya meng cover track Monumental mereka “ Fade Into Obscurity ” sebagai Awal penampilan Dehumanized. Dan Hal inilah yang membuat Torres dan Nagasawa terketuk hati dan Adrenalin untuk kembali menghidupkan Dehumanized ! dan kembalinya mereka bersamaan dengan bangkitnya kembali Raksasa Slam Death Metal terkenal Internal Bleeding !
Dan Gitaris Paul Tavora memutuskan untuk kembali dalam tubuh band ini. Disusul setelah itu adalah bergabungnya vokalis Veteran Michael Centrone ( Between Two Evils, ex-Through the Discipline ) dan Bassis Anthony Cossu ( ex-Between Two Evils, ex-Feral ). Sepanjang kembalinya mereka ini kerap memainkan kembali track klasik andalan era “ Prophecies Foretold ”. menjadi penantian panjang band untuk merilis materi barunya “ Controlled Elite ” yang digarap di Full Force Studio pada Bulan Mei 2012 bareng enjiner Joe Cincotta melibatkan Bintang tamu musisi dari Terrance Hobbs dan Frank Mullen-nya Suffocation serta Mantan Vokalis lama, John Collett, dipercayakan sepenuhnya kepada Label yang dikelola oleh Steve Green-nya Lust Of decay, Comatose Music dan album ini dilepas pada 27 Nopember 2012 … and will seat Dehumanized back on their rightful throne as masters of the art of slam/death metal. Dan event kekejaman berikutnya adalah  Goregrowlers Ball, Central Illinois Metalfest, dan New Jersey Deathfest termasuk penampilan mereka di Eropa pada NRW Deathfest, Jerman. 


(Article taken from LIC with permission by Herric SIC, and some pix of the bands by John Yoedi taken from their bands site)

Continue to Part II .......